Minggu, 04 November 2012

0 Muamalat Siapkan Pembiayaan Condotel Sahid


TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Untuk menarik calon pembelinya, PT Sahid Inti Dinamika mengatur Pembiayaan Huniaan Syariah (PHS) apartemen yang bekerjasama dengan PT Bank Muamalat Indonesia.  Kerjasama yang diresmikan melalui penandatangan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) beberapa waktu lalu, maka PHS Sahid Condotel akan diatur sesuai dengan syarat syariah yang berlaku.

Presiden Direktur PT Sahid Inti Dinamika, Exacty B Sryantoro, mengatakan kerjasama yang dilakukan ini bertujuan untuk menarik investor agar dapat mengembangkan Sahid Jogja Lifestyle City.   Menurutnya, investor sangat berperan untuk merealisasikan Sahid Jogja Lifestyle City yang akan terdiri dari apartemen dan condotel dengan total 400 kamar dan 196 apartemen.

Besarnya pangsa pasar investasi yang dimiliki DIY, membuat PT Sahid Inti Dinamika semakin yakin dapat merangkul investor potensial di DIY. Hal ini didukung oleh tingginya minat masyarakat untuk membeli Condotel miliknya. Sejak dipromosikan Juli lalu, condotel sudah terjual 30 persen.
"Kami menawarkan condotel berkonsep green building dengan lokasi yang strategis, sehingga dengan keunikan tersebut, proyek Sahid Jogja Lifestyle City yang akan menelan dana Rp450 miliar ini dapat diterima masyarakat dengan baik," paparnya, Selasa (11/9/2012).

Sementara itu, Kepala Regional Bank Muamalat Jawa Tengah dan DIY, Norcholis, sebagai upaya untuk meringankan pembiayaan rumah bagi nasabah. Menggandeng PT Sahid Inti Dinamika merupakan investasi penting mengingat perusahaan ini telah berpengalaman di bisnis perhotelan selama 30 tahun.

Norcholis mengungkapkan, PHS Bank Muamalat terus tumbuh seiring dengan inovasi, reposisi bisnis, dan pergantian logo yang dinamis. Dengan pertumbuhan PHS di Jateng dan DIY sebesar 24 persen yang mencapai Rp 100 miliar lebih, pihaknya gencar berekspansi dalam hal pembiayan syariah.
"Kami akan menangani pembiayaan untuk apartemen dengan konsep pembiayaan menggunakan akad syariah dalam jangka waktu 10 tahun dan bunga margin 9,99 persen. End user akan diseleksi dengan juklak Bank Muamalat," terangnya. (gya)

Penulis : Gaya Lufityanti     ||     Editor : Theresia Tuti Andayani
Akses Tribunjogja.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunjogja.com

Sabtu, 03 November 2012

0 The First Green Concept Mixed - Use Developmet In Yogyakarta


  
I.    TUJUAN
Dengan semakin maraknya kegiatan pariwisata di kota Yogyakarta yang ditandai dengan semakin meningkatnya kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara, mendorong industri yang mendukung kegiatan kepariwisataan juga semakin meningkat, misalnya transportasi pesawat udara, perhotelan, restaurant, dll.
Ditunjang pula dengan predikat kota Yogyakarta sebagai kota pendidikan dan kota wisata, maka kegiatan-kegiatan yang terkait dengan bidang pendidikan tetap akan selalu ada dan menjadi semakin meningkat, khususnya kegiatan seminar, work shop, reuni, dll.
Bertitik tolak dari uraian tersebut di atas, PT Sahid Inti Dinamika sebagai salah satu perusahaan dibawah naungan Sahid Group sangat berkeinginan untuk mewujudkan Sahid Jogja Lifestyle City yang berlokasi di lahan Hotel Sahid Raya Yogyakarta.
Terletak di lokasi kawasan Pendidikan dan sangat dekat dengan Bandara Adi Sucipto, membuat  lokasi Hotel Sahid Raya Yogyakartamenjadi tempat yang sangat ideal bagi para pengunjung yang akan melakukan kegiatan bersantai, rekreasi kulinair, berbelanja, menginap dan menghuni.
II.  FASILITAS
  1. Mall : 24.000 m2:
-       Super market
-       Bioskop jaringan 21
-       Funworld
-       Gold Gym Fitness Center
-       Retails
-       Restaurant, dll
  1. Kondotel: 319 unit,
-       type Superior , net 20,79 m2, semi gross 25,72 m2: 231 unit
-       type Junior Suite, net 30,09 m2, semi gross 37,22 m2: 56 unit
-       type Deluxe Suite, net 40,16 m2, semi gross 49,68 m2: 32 unit
  1. Apartemen: 196 unit
-       Type studio, net 24,17 m2, semi gross 31,08 m2: 160 unit
-       Type 1 kamar, net 36,32 m2, semi gross 46,70 m2: 20 unit
-       Type 2 kamar, net 48,67 m2, semi gross 62,58 m2: 16 unit
  1. Convention Center, seluas 6.094 m2:
-       Ballroom Parang Kusumo: 1.024 m2
-       Meeting rooms : 16 (56 m2 – 128 m2)
  1. Hotel existing (Hotel Sahid Raya Jogjakarta), 80 kamar
  2. Kolam Renang
Total luas bangunan: 82.000 m2
III.   LOKASI LAHAN
Lokasi lahan  di Jl. Babarsari, Pedukuhan Tambak Bayan, Kelurahan Catur Tunggal, Kabupaten Sleman, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta – Indonesia, dimana lokasi ini merupakan  salah satu kawasan pendidikan berskala Nasional.
Terletak di lingkungan kampus terkenal di Yogyakarta, menjadikan posisi kawasan Sahid Jogja Lifestyle City menjadi sangat strategis.
-       Sisi Selatan Universitas Atmajaya Yogyakarta,
-       Sisi Timur Universitas Atmaja Yogyakarta dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran,
-       sisi Utara adalah Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN),
-       Sisi Barat kawasan penduduk.
      Jarak dari kawasan Sahid Jogja Lifestyle City ke Bandara Adisucipto adalah sekitar 5 km
      Jarak ke pusat kota (Kraton dan Malioboro) sekitar 20 km.
Luas lahan: 22,453 m2  termasuk area hijau dan area parkir.
IV. KONSEP DESAIN :
§  Desain simpel modern dengan fasilitas lengkap untuk bisniskomersial dan rekreasi.
§  Format berstandard internasional yang cocok & disesuaikan dengan arsitektur hotel tropis, khusus Kondotel berorientasi Utara-Selatan
§  Menampilkan style modern dengan sentuhan budaya dan ragam hias khas Indonesia, khususnya seni budaya Jawa pada elemen estetik, antara lain penggunaan Batik Klasik “Truntum” yang artinya “menuntun” pada facade bangunan.
§  Green Concept, yaitu menerapkan:
Orientasi Utara dan Selatan untuk bangunan Kondotel, sehingga pengaruh terik sinar matahari arah Timur dan Barat bisa dikurangi, dampaknya adalah penggunaan AC menjadi lebih hemat.
Pemanfaatan daur ulang limbah air bekas untuk digunakan penyiraman tanaman dan penggelontoran air closet, sehingga penggunaan air bersih menjadi lebih hemat.
Menggunaan konsep bukaan ruang sebanyak-banyaknya, sehingga membantu sistem sirkulasi udara baik itu di koridor setiap lantai bangunan Kondotel maupun Apartemen, koridor Mall, dan akses antar bangunan.
Memanfaatkan sistem sirkulasi air sebagai water feature untuk membantu proses pendinginan ruangan baik itu di dalam ruangan maupun diluar ruangan.
§  Penggunaan material yang ekonomis dan bersifat lokal namun tampak mewah / mahal.
§  Skema warna modern dan masih tampak up-to-date / tidak terlihat kuno untuk jangka waktu 5-10 tahun mendatang.
V. BATASAN DESAIN
      Batasan desain adalah berlaku untuk seluruh kawasan Hotel Sahid Raya Yogyakarta.
      KDB                               : 60%
      Ketinggian bangunan         : 8 lantai ditambah 2 lantai basement.
   
VI. SEKILAS : HOTEL SAHID RAYA YOGYAKARTA
Merupakan hotel bintang 4 (****), sebagai sebagai city hotel di Yogyakarta juga menjadi hotel untuk tujuan wisata (resort) mengingat posisi Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai salah satu tujuan wisata favorit. Fasilitas yang ada meliputi :
  1. Jumlah kamar termasuk cottages           :           135 kamar
  2. Berbagai jenis restaurant dan café         :           Coffee Shop, Pastry Corner,
Baron Bar dan Executive Lounge.
  1. Fasilitas rekreasi dan kebugaran             :           Kolam Renang .
  2. Fasilitas Konvensi / Ruang Pertemuan      :           Parang Kusuma Room, Garuda Room
  3. Fasilitas Bisnis                                     :           Shoping Arcade,& Pre Function
                                                                                         
Tingkat hunian kamar rata-rata 70 % dan kita sudah berdiri selama 26 tahun di Yogyakarta, sehingga bisa dikatakan bahwa Hotel Sahid  Raya Yogyakarta adalah salah satu hotel yang banyak dikunjungi oleh wisatawan baik itu domestik maupun manca Negara, juga menjadi tempat favorit untuk mengadakan kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention dan Exhibition) karena mempunyai fasilitas ruang pertemuan yang cukup besar dan beragam.

0 Bangun Jogja Lifestyle City, Sahid Group Gelontorkan Rp450 Miliar


JOGJA–Sahid Group akan menghadirkan Sahid Jogja Lifestyle City (SJLC) yang merupakan kawasan terpadu di atas lahan seluas 2,1 hektare dengan fasilitas lengkap yakni hotel, apartemen, condotel, bisnis hingga pusat perbelanjaan.
Vice President Sahid Group, Hariyadi B Sukamdani mengatakan, SJLC yang dibangun di kawasan Hotel Sahid Raya Yogyakarta ini, akan hadir condotel sebanyak 319 unit, apartemen sebanyak 196 unit dan convention center empat lantai yang nantinya akan diisi dengan Parangkusumo ballroom dan 16 ruang pertemuan dan dua lantai basement untuk kenyamanan parkir dengan total luas 6100 meter persegi.
“Konsep awal kami sebenarnya hanya condotel, namun melihat potensi yang cukup baik di DIY, kami hadirkan pula pusat perbelanjaan,” katanya saat ditemui seusai peletakan batu pertama SJLC di Hotel Sahid Raya Yogyakarta, Minggu (8/7).
Sahid Grup juga akan membangun Lifestyle Mall seluas 24.000 meter persegi yang akan berisi specialty stores, jaringan bioskop, toko buku, amusement centre, fitness center and spa, restoran serta lainnya.
“Untuk SJLC ini, nilai investasi yang kami keluarkan yakni sebesar Rp450 miliar, dana tersebut berasal dari modal kami, bank dan juga dari penjualan,” ujarnya.(ali)
Sumber : 
http://www.harianjogja.com/baca/2012/07/08/bangun-jogja-lifestyle-city-sahid-group-gelontorkan-rp450-miliar-200061

0 Sahid Grup Bangun Mal dan Kondotel Yogyakarta

TEMPO.COJakarta -Sahid Grup mulai membangun mal dan kondotel di Yogyakarta, Ahad 8 Juli 2012. Peletakan batu pertama sudah dilakukan di atas lahan seluas 2,1 hektare dengan fasilitas lengkap, yakni hotel, hunian, bisnis, komersial, hingga rekreasi dan diberi nama Sahid Jogja Lifestyle City (SJLC).

"Ini merupakan pengembangan bisnis kami di bidang properti," kata Vice President Sahid Group, Hariyadi B. Sukamdani. 

Kelompok usaha Sahid Group melalui PT Sahid Inti Dinamika itu membangun kawasan sentra bisnis dan kondominum hotel (kondotel) di lokasi yang sangat strategis, yaitu di Babarsari, Depok, Sleman. Lokasi itu terdapat banyak perguruan tinggi dan kos-kosan mahasiswa. 

Kawasan terpadu itu berupa lifestyle mall, kondotel, apartemen, convention center, hotel, kolam renang dengan luas bangunan 82.500 meter persegi. Kawasan itu juga masih satu lokasi dengan Hotel Sahid Raya Yogyakarta yang sudah beroperasi sejak 1981. 

Dalam pengembangannya, Sahid Group akan membangun lifestyle mallseluas 24.000 meter persegi. Isinya antara lain speciality stores, jaringan bioskop, toko buku, amusement centre, fitness center and spa, restoran dan lain-lain. 

Pembangunan kawasan terpadu itu diprediksi memakan waktu sekitar 27 bulan. Pengembangan itu juga akan dilakukan untuk bisnis properti di Jakarta, Bali, Solo, Lampung, Manado, Surabaya, Lombok, dan beberapa wilayah lain di Indonesia. 

"Sedangkan kondotel terdiri dari 319 unit kamar, apartemen sebanyak 196 unit, dan convention center empat lantai yang akan diisi dengan ballroomdan 16 ruang pertemuan dengan total luas 6.100 meter persegi," kata dia. 

Menurut Setyowati, Public Relation Hotel Sahid Raya Yogyakarta, kehadiran Sahid Yogya Kondotel ini akan menambah jaringan Hotel Sahid yang saat ini telah berjumlah 27 hotel di seluruh Indonesia. "Ini akan menambah sarana bisnis dan kawasan terpadu di Yogyakarta," kata dia. 

MUH SYAIFULLAH
Sumber : http://www.tempo.co/read/news/2012/07/08/090415540/Sahid-Grup-Bangun-Mal-dan-Kondotel-Yogyakarta

0 Sahid Group Investasikan Rp450 Miliar


YOGYAKARTA:  Mengembangkan jaringan bisnisnya, Sahid Group akan menghadirkan Sahid Yogya Lifestyle City(SJLC) yang merupakan kawasan terpadu di atas lahan seluas 2,1 hektar dengan fasilitas lengkap yakni hotel, apartemen, condotel, bisnis hingga pusat perbelanjaan.

Vice President Sahid Group Hariyadi B Sukamdani mengatakan dalam SJLC yang dibangun di kawasan Hotel Sahid Raya Yogyakarta ini, Sahid Group akan dihadirkan condotel sebanyak 319 unit, apartemen sebanyak 196 unit dan convention center empat lantai yang nantinya akan di isi dengan Parangkusumo ballroom dan 16 ruang pertemuan dan dua lantai basement untuk kenyamanan parkir dengan total luas 6100m2.

"Konsep awal kami sebenarnya hanya kondotel, namun melihat potensi yang cukup baik di DIY, kami hadirkan pula pusat perbelanjaan," katanya saat ditemui seusai ceremonial peletakan batu pertama SJLC di Hotel Sahid Raya Yogyakarta, Minggu(8/7).

Sahid Group akan membangun Lifestyle Mall seluas 24.000 m2 yang nantinya akan berisi specialty stores, jaringan bioskop, toko buku, amusement centre, fitness center and spa, restoran serta lainnya.

"Untuk SJLC ini, nilai investasi yang kami keluarkan yakni sebesar Rp450 Miliar, dana tersebut berasal dari modal kami, bank dan juga dari penjualan," ujarnya.

Dia menambahkan rencana pengembangan ini, sudah mendapatkan respon yang cukup positif dari para investor, karena letaknya yang strategis yakni di area kampus, sejak dibuka penjualan pada 6 Juli lalu, sudah terjual sekitar 15%.

Agen Pemasaran Condotel Svarga Properti Fransiska Hendri mengatakan awalnya ia memperkirakan, pembeli akan di dominasi oleh investor Jakarta, namun ternyata, pembeli condotel tersebut tak hanya dari Jakarta, Temanggung dan juga orang-orang Jogja. Condotel ini ditawarkan dengan harga mulai dari Rp700 juta sedangkan untuk apartemen ditawarkan mulai dari harga Rp300 juta.

"Condotel ini sangat bagus untuk investasi, kami sudah memperkirakan dalam 7 tahun, investor sudah bisa balik modal," jelasnya pada kesempatan yang sama.

Direktur PT. Sahid Inti Dinamika Exacty Sukamdani Sryantoro menambahkan sebagai investor, pihaknya mencoba memberikan kemauan dari investor.

"Kami berangkat dari investor jadi kita tahu apa yang di inginkan investor," katanya.

Tak hanya, condotel dan apartemen, untuk pusat perbelanjaan pun sudah mendapatkan respon positif dari merek-merek terkenal. Agen Pemasaran untuk pusat perbelanjaan Retail Connection Indonesia Andreas Kartawinata mengatakan dari target 80 tenant yang akan dihadirkan di mall empat lantai itu, saat ini sudah ada 70% pemesanan tempat. Antara lain bioskop XXI, Optik Melawai, J.co.

"Kami akan menghadirkan konsep modern namun penuh dengan sentuhan tradisional juga, bahkan nanti kami juga akan sediakan lesehan," katanya. (Harian Jogja/api)

0 SAHID JOGJA LIFESTYLE CITY

Pendiri Sahid Group, Prof Dr H Sukamdani S Gitosardjono (kedua kanan) dan Vice Chairman & Senior Vice Presiden Sahid Group, KR Ay Hj Juliah Sukamdani (kanan) bersama Wakil Gubernur DIY, Sri Paku Alam IX (kedua kiri) dan  dan Bupati Bantul, Sri Suryawidati (kiri) seusai peletakan batu pertama pembangunan Sahid Yogya Lifestyle City (SJLC) di Babarsari, Sleman, Jogja, Minggu (8/7/2012).

0 Sahid Tanam Rp 450 Miliar di Babarsari


TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN  -  Sahid Grup akan ikut meramaikan bisnis properti di Yogya. Rencananya, perusahaan itu akan membangun kawasan terintegrasi antara hunian, pusat hiburan, belanja dan hotel, bertajuk Sahid Jogja Lifestyle City (SJLC), di atas lahan 2,1 hektare, dengan nilai investasi Rp 450 miliar di kawasan Babarsari, Depok, Slemen, DIY.  "Ini merupakan upaya kami untuk terus mengembangkan bisnis di bidang properti," kata Vice President Sahid Group, Hariyadi B Sukamdani, saat pelatakan batu pertama Sahid Jogja Lifestyle City (SJLC), Minggu (8/7/2012).


Melalui anak perusahaannya, PT Sahid Inti Dinamika, mereka membangun kawasan bisnis tersebut di lokasi yang cukup strategis, yaitu di Babarsari, Depok, Sleman. Kawasan ini dinilai paling strtagis karena dikelilingi banyak perguruan tinggi dan tak jauh dari sejumlah perumahan kelas menangah atas. 
Selain strategis, pemilihan lokasi di kawasan Babarsari ini, untuk menyatukan bangunan Hotel Sahid yang sekarang sudah berdiri dan beroperasi. Rencananya, mal, hunian dan pusat hiburan, convention center, kolam renang itu akan jadi satu kompleks dengan Sahid Hotel Yogya yang telah beroperasi sejak 1981. 
Khusus untuk mal, Sahid Group juga akan membangun di atas lahan seluas 24.000 meter persegi,  yang didalamnya bergabung sejumlah anchor tenant ternama seperti XXI, Fun World, Hero Supermarket, Gold Gym dan lainnya.



Selain mal, juga akan hadir condominium hotel (condotel) sebanyak 319 unit, apartemen sebanyak 196 unit dan convention center empat lantai yang nantinya akan di isi dengan ballroom dan 16 ruang pertemuan dengan total luas 6.100 m2.
"Desain dari SJLC sendiri akan menampilkan style yang modern dengan sentuhan budaya dan ragam khas Indonesia dengan mengusung green concept," jelas Hariyadi. 
Dengan investasi sebesar Rp 450 miliar, pembangunan kawasan terpadu itu diproyeksikan selesai dalam 24 bulan. Kehadiran Sahid Yogya Kondotel akan menambah jaringan hotel Sahid yang saat ini telah berjumlah 27 hotel di seluruh Indonesia.



Pembangunan Sahid Jogja Lifestyle City ini, menurut Wakil Gubernur DIY, Sri Paku Alam IX, akan menambah destinasi wisata baru untuk mendatangkan wistawan ke DIY "Ini (pembangunan Sahid Jogja Lifestyle City) sesuai visi provinsi DIY tahun 2025, yang akan meenjadikan Yogya sebagai pusat pendidikan dan tujuan wisata terkemuka," katanya. 


Hingga kini, lanjut Paku Alam, kawasan utama belanja di Yogya masih terpusat di sepanjang jalan Malioboro. Berbagai macam barang dijual di tempat itu, dari kualitas rendah sampai barang-barang berkualitas. Ratusan toko berjajar dan beberapa dari toko tersebut masih mempertahankan arsitektur asli.
Persoalannya, kawasan Malioboro sudah terlalu padat, sehingga diperlukan kawasan baru yang berfungsi mengurai tujuan wisatwan. "Dibangunnya kawasan bisnis yang baru ini (Sahid Jogja Lifestyle City) dapat menjadi solusi masalah tersebut," kata Paku Alam. 
Sebab, lanjut Paku Alam, Yogya kini sudah menjelma sebagai kota tujuan berbelanja di Jawa bagian tengah. Setiap akhir pekan atau hari libur ribuan turis domestik memadati kota Yogya untuk berbelanja selepas mengunjungi tempat-tempat wisata yang ada.



Oleh karena itu DIY masih membuka pintu bagi investor untuk mengembangkan mall. "Pusat perbelanjaan dan segala fasilitas yang dibangun dengan harapan bisa dikembangkan insan pariwisata di Yogya menjadi paket-paket wisata," kata Paku Alam. 
Rencana jangka panjang Pemerintah DIY itu, sejak awal 2012 ini sudah disambut sejumlah pengembang. PT Saraswanti Indoland dan PT Bakrieland, sudah menawarkan apartemen dan condotel.



PT Sarawati Indoland membangun Mataram City, pusat hunian dan pertemuan di Jl Palagan Tentara Pelajar, Sleman. Perusahaan itu menawasrkan 210 unit apartemen dengan harga yang cukup terjangkau, mulai Rp 675 juta.
Selain Mataram City, developer nasioanal lainnya yang menjejakkan kaki bisnisnya di Yogya adalah PT Graha Multi Insani, anak usaha PT Bakrieland Development. Perusahaan itu ikut meramaikan pasar kondotel dengan mambangun proyek Awana di Jl Mayjen Soetojo, Yogyakarta. Investasi pembangunan Awana menghabiskan Rp 120 miliar termasuk pembebsan lahan. (*)

Editor : Theresia Tuti Andayani
Akses Tribunjogja.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunjogja.com

 

SAHID JOGJA LIFESTYLE CITY Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates